Ceriwis

Salut, Polisi berpangkat bripda ini dulunya tukang parkir lho!

Perjuangan keras yang diiringi dengan doa dan tekad yang kuat, menjadi jalan suskes bagi sosok Bripda Noer Isal Rizky. Dilansir dari news.detik.com, dirinya harus menempuh jalan terjal sebelum sukses menjadi anggota polri. Saat itu, Isal yang datang dari keluarga sederhana, sempat melakoni profesi sebagai tukang parkir.

Dua tahun sudah pria kelahiran 12 Mei 1986 itu setia menjadi juru parkir di sebuah perusahaan leasing. meski demikian, ia masih menyimpan asa jika suatu saat nanti bisa merubah nasibnya menjadi lebih baik lagi. Alhasil, menjadi anggota Polri pun coba diraihnya meski ia sendiri sempat ragu dengan hal tersebut.

Ilustrasi tukang parkir [sumber gambar]

Ayah Isal yang berprofesi sebagai tukang ojek dan sang ibu berjualan nasi, sempat menyangsikan keinginan anaknya tersebut. Dalam benak mereka, profesi sebagai polisi hanya bisa diraih oleh mereka yang datang dari keluarga berkecukupan. Meski tak mendapatkan dukungan, Isal tetap yakin bahwa suatu saat cita-citanya sebagai anggota Bhayangkara akan terwujud.

Menjadi polisi memang cita-cita saya. Saya bangga bisa menjadi polisi. Bagi saya polisi adalah tugas yang mulia yaitu mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat,” ujar Isal yang dikutip dari news.detik.com.

Bripda Isal yang kisahnya inspiratif [sumber gambar]

Tak disangka, kesempatan tersebut datang saat Isal mengantarkan temannya mendaftar kepolisian. Saat itu, ia membawa pulang sebuah brosur yang isinya tentang penerimaan calon anggota polisi yang gratis alias tidak dipungut biaya. Hal itu kemudian diutarakan kepada kedua orang tuanya. Memohon agar dirinya mendapat restu untuk mendaftar.

Pada Juni 2012, Isal yang telah mendapatkan restu dari kedua orang tuanya bergegas mempersiapkan diri. Dilansir dari news.detik.com, ia mempersiapkan fisiknya untuk menjalani tes kesehatan, hingga persiapan akademik. Sebelumnya, Isal yang lulus SMA Pada 2010 itu sempat menganggur selama satu tahun. Namun, hal tersebut tak mempengaruhi dirinya yang terus berusaha mengejar impiannya.

Setelah melalui serangkaian tes yang panjang dan melelahkan, Isal akhirnya berhasil diterima dan menjalani pendidikan anggota Polri selama 7. Sumber dari news.detik.com menyebutkan, ia bahkan sukses menjadi peserta didik terbaik dengan raihan nilai tertinggi dari total 479 siswa. Tak hanya itu, Isal juga menutup pendidikannya dengan penghargaan Trengginas (siswa didik dengan nilai jasmani tertinggi).

Dari yang awalnya hanyalah seorang juru parkir dari keluarga sederhana, Isal sukses membuktikan kekuatan nyata dari kegigihan dan kerja kerasnya. Kini, ia pun dapat menatap masa depan secara optimis. Bukan lagi sebagai tukang parkir, melainkan seorang abdi negara yang yaitu mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat. Salut ya Sobat Ceriwis

Newsmaker

Add comment